Update!

Sabtu, 07 Juli 2012

Daftar Biaya Denda Tilang

Berikut ini adalah keterangan lengkap tentang biaya denda pelanggaran lalu lintas, berlaku untuk semua jenis kendaraan. Ingat, biaya denda di bawah ini merupakan denda maksimal, jika anda mengikuti sidang maka besar kemungkinan biaya denda akan jauh di bawah denda maksimal.

Daftar Denda Pelanggaran Lalu Lintas


1. Setiap Orang
Mengakibatkan gangguan pada : fungsi rambu lalu lintas, Marka Jalan, Alat pemberi isyarat lalu lintas fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.
Pasal 275 ayat (1) jo pasal 28 ayat (2)
Denda : Rp 250.000

2. Setiap Pengguna Jalan
Tidak mematui perintah yang diberikan petugas Polri sebagaimana dimaksud dalam pasal 104 ayat (3), yaitu dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas wajib untuk : Berhenti, jalan terus, mempercepat, memperlambat, dan / atau mengalihkan arus kendaraan.
Pasal 282 jo Pasal 104 ayat (3)
Denda : Rp 250.000

3. SETIAP PENGEMUDI ( PENGEMUDI SEMUA JENIS RANMOR )
a. Tidak membawa SIM
Tidak dapat menunjukkan Surat Ijin Mengemudi yang Sah
Pasal 288 ayat (2) jo Pasal 106 ayat (5) hrf b.
Denda : Rp 250.000

b. Tidak memiliki SIM
Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan,tidak memiliki Surat Izin Mengemudi
Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1)
Denda : Rp 1.000.000

c. STNK / STCK tidak Sah
Kendaraan Bermotor tidak dilengkapi dengan STNK atau STCK yang ditetapkan oleh Polri.
Psl 288 ayat (1) jo Psl 106 ayat (5) huruf a.
Denda : Rp 500.000

d. TNKB tidak Sah
Kendaraan Bermotor tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Polri.
Pasal 280 jo pasal 68 ayat (1)
Denda : Rp 500.000

e. Perlengkapan yg dpt membahayakan keselamatan.
Kendaraan bermotor dijalan dipasangi perlengkapan yang dapat menganggu keselamatan berlalu lintas antara lain: Bumper tanduk dan lampu menyilaukan.
Pasal 279 jo Pasal 58
Denda : Rp 500.000

f. Sabuk Keselamatan
Tidak mengenakan Sabuk Keselamatan
Psl 289 jo Psl 106 Ayat (6)
Denda : Rp 250.000

g. Lampu utama malam hari
Tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu.
Pasal 293 ayat (1) jo pasal 107 ayat (1)
Denda : Rp 250.000

h. Cara penggandengan dan penempelan dgn kendaraan lain
Melanggar aturan tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain Pasal 287 ayat (6) jo pasal 106 (4) hrf h
Denda : Rp 250.000

i. Ranmor Tanpa Rumah-rumah
Selain Spd Motor Mengemudikan Kendaraan yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah, tidak mengenakan sabuk keselamatan dan tidak mengenakan Helm.
Pasal 290 jo Pasal 106 (7).
Denda : Rp 250.000

j. Gerakan lalu lintas
Melanggar aturan gerakan lalu litas atau tata cara berhenti dan parkir
Pasal 287 ayat (3) jo Pasal 106 ayat (4) e
Denda : Rp 250.000

k. Kecepatan Maksimum dan minimum
Melanggar aturan Batas Kecepatan paling Tinggi atau Paling Rendah
Psl 287 ayat(5) jo Psl 106 ayat (4) hrf (g) atau psl 115 hrf (a)
Denda : Rp 500.000

l. Membelok atau berbalik arah
Tidak memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan saat akan membelok atau berbalik arah. Pasal 294 jo pasal 112 (1).
Denda : Rp 250.000

m. Berpindah lajur atau bergerak ke samping
Tidak memberikan isyarat saat akan berpindah lajur atau bergerak kesamping.
Pasal 295 jo pasal 112 ayat (2)
Denda : Rp 250.000

n. Melanggar Rambu atau
Marka Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu lalu lintas atau Marka
Psl 287 ayat(1) jo psl 106(4) hrf (a) dan Psl 106 ayat(4) hrf (b)
Denda : Rp 500.000

o. Melanggar Apil (TL - Traffic Light)
Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dgn alat pemberi isyarat Lalu Lintas. Psl 287 ayat (2) jo psl 106(4) hrf ©
Denda : Rp 500.000

p. Mengemudi tidak Wajar
- Melakukan kegiatan lain saat mengemudi
- Dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan
Pasal 283 jo pasal 106 (1).
Denda : Rp 750.000

q. Diperlintasan Kereta Api
Mengemudikan Kendaran bermotor pada perlintasan antara Kereta Api dan Jalan, tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, Palang Pintu Kereta Api sudah mulai ditutup, dan / atau ada isyarat lain.
Pasal 296 jo pasal 114 hrf (a)
Denda : Rp 750.000

r. Berhenti dalam Keadaan darurat.
Tidak Memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan Bahaya atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat dijalan.
Pasal 298 jo psl 121 ayat (1)
Denda : Rp 500.000

s. Hak utama Kendaraan tertentu
Tidak memberi Prioritas jalan bagi kend bermotor memiliki hak utama yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar dan / atau yang dikawal oleh petugas Polri.
a. Kend Pemadam Kebakaran yg sdg melaks tugas
b. Ambulan yang mengangkut orang sakit ;
c. Kend untuk memberikan pertolongan pd kecelakaan
Lalu lintas;
d. Kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik
Indonesia;
e. Kend Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga
internasional yg menjadi tamu Negara;
f. Iring – iringan Pengantar Jenazah; dan
g. Konvoi dan / atau kend utk kepentingan tertentu menurut
pertimbangan petugas Kepolisian RI.
Pasal 287 ayat (4) jo Pasal 59 dan pasal 106 (4) huruf (f) jo Pasal 134 dan pasal 135.
Denda : Rp 250.000

t. Hak pejalan kaki atau Pesepeda
Tidak mengutamakan pejalan kaki atau pesepeda
Pasal 284 jo 106 ayat (2).
Denda : Rp 500.000

Sumber:

UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

30 komentar:

  1. Mahal amat dendanya? Dulu bukannya 1 pasal 45 rb?

    BalasHapus
  2. kan negonya bisa lebih tingi qiqiiqi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya kan di atas itu denda maksimal, bukan keputusan final, hehe..

      Hapus
  3. Balasan
    1. memang seharusnya polisi cinta DAMAI!

      #tapi damai dalam arti positif ya gan :D

      Hapus
  4. hufft...undang undang kok ujung ujungnya duit ?!

    BalasHapus
  5. Gile bener, mahal amat tuh.
    Gan, tolong update info tentang ini ya. Penting banget soalnya buat masyarakat, supaya pada tau dan itu LALER IJO kagak bisa mbengkakin denda seenaknya. Katanya ada kuitansi merah dan biru dan apalagi lah. Coba carikan dan update ya Gan. Arigatou...

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke gan, kalo ketemu yg baru nanti ane update :D

      Hapus
  6. POLISI YANG CINTA DAMAI,??? SAYA RASA HANYA OKNUM......
    (MUNGKIN DI NEGERI INI POLISI YANG PALING KONSISTEN DAN SEJALAN DENGAN HUKUM HANYA POLISI TIDUR)

    BalasHapus
  7. Bnr tuh , kebanyakan polisi biasanya langsung nego ditempat , yg ujung2nya masuk kantong mreka sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut ane, itu tergantung pribadi kitanya masing2, kalo agan mau yg legal, ya agan minta aja slip merah (kalo ga salah, yg buat sidang)

      #tapi gak setiap hari polisi bawa surat tilang, jadi.... :p

      Hapus
  8. Mohon info. Hari ini saya kena tilang karena pelanggaran masuk jalur busway dan tidak ada SIM (karena SIM motor hilang dan ingin diurus). Saya ambil slip biru, tetapi polisi Satlantas maen seenaknya lingkarin denda maksimal Rp. 500Rb. Apa saya musti bayar semahal itu??? padahal saya sudah mengakui kesalahan dan ingin membayar ke kas Negara.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya memang begitu peraturannya gan, kalo agan pilih slip biru berarti agan menyatakan salah dan sanggup untuk membayar denda tertinggi, seharusnya agan milih disidang aja, soalnya denda masih bisa berkurang pada saat di persidangan..

      Hapus
  9. apa gunanya sih nilang2 .. kurang duit tentunya.. hukum bs di beli.. smg bagi para penilang akan mendapatkan balasan yg lebih pahit dr yg di tilang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. nilang ya buat memperingati yg salah, penilang pun harus jeli mana yg salah mana yg "wajar" utk melakukan kesalahan.

      Hapus
  10. Idealnya pada saat kita buat SIM, kita dapat sosialisasi tentang ini semua, termasuk buku saku UU Lalu Lintas utk di pahami... karena pada saat kita buat SIM biaya nya sendiri sudah mahal tapi hanya dpt kartu aja, bkn informasi Lalu Lintas.

    Dari sini sudah ada indikasi pembodohan agar rakyat dpt ditipu dan dimanipulasi seputar undang2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya mungkin memang seharusnya begitu, jadi masyarakat jadi lebih tau selain rambu-rambu lalin juga tentang UU yg berkaitan dgn pelanggaran pengguna kendaraan bermotor.

      Hapus
  11. makanya orang lebih memilih nego di jalan, coba dendanya tidak terlalu mahal

    BalasHapus
  12. kalau belum bayar pajak kendaraan kena tilang gak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo telat bayar pajaknya masih kurang dari 1 tahun, polisi gak berhak nilang kok :D

      Hapus
  13. buat peraturan sekenaknya,,rambu lalu linta kok berjejer dengan umbul2 dan reklame,,mana keliatan....... bnyak polisi tebang pilih padahal bnyak yg melnggar......

    BalasHapus
    Balasan
    1. peraturan dibuat secara matang

      itu sih masalah penataan saja, bukan urusan polisi

      mungkin itu oknum
      #oknumnya banyak tapi ._.

      Hapus
  14. gan, ane ditilang karena ga bawa sim A, brp ya gan?
    info dong yg udah pengalaman,
    thanks

    BalasHapus
  15. Kalo nabrak polisi yang lagi razia di tengah jalan dendanya berapa duit ya?

    BalasHapus
  16. gan..
    hari itu saya baru di medan naik motor gan mau jalan2 gitu keliling2..
    ehh, ternyata ada polisi..
    terpaksa deh turun, sebenarnya saya lengkap cuma karna STNK saya, saya bawa yg fotocopy gan takut yg asli hilang.
    karna saya gak pernah begini gan polisinya suruh sidang.
    cuma saya takut motornya dia sita gan.
    jadi saya minta damai.
    eehh..
    dia suruh byar 250rb gan.
    itu msk kantong mungkin. :(
    nyesal saya gan bayar kasih dia, karna baru pertama jadi masih takut dan gak tahu apa2.
    :(

    BalasHapus

Pengunjung yang baik selalu memberikan komentar setelah membaca, silahkan tulis komentar anda pada kotak komentar di bawah ini.

Emoticon